Gondol Uang dan handphone, Noviansyah Terancam Tuju Tahun Penjara

MUBA, SAPUNews.com – Noviansyah (32) pemuda asal Tanjung Agung Timur , Kecamatan Lais mendapatkan bonus dua pasal sekaligus setelah aksinya melakukan kejahatan diketahui Korban.

Saat dilakukan penangkapan karena diduga telah melakukan pencurian, dan ketika digeledah ditemukan sebilah pisau yang terselip di pinggangnya (pelaku red).

Peristiwa pencurian ini terjadi di rumah korban Daedo Paradis (26) warga Desa Tanjung Agung Barat, Kecamatan Lais pada Jumat 5 Mei 2023 sekitar pukul 00.30 Wib

Menurut Kronologi , Terduga pelaku kepergok korban saat itu berada didepan pintu kamar korban sambil memegang sebilah pisau dan langsung berlari keluar lalu dikejar oleh korban sambil berteriak bahwa tahu siapa terduga pelaku.

Kemudian terduga pelaku berhenti dan balik arah sambil mengarahkan pisaunya kearah korban, dan ketika korban mengambil gelas terduga pelaku langsung kabur.

Setelah itu, korban mengecek apakah ada barang yang hilang atau tidak dirumahnya, namun ternyata uang sebesar Rp. 5000.000 yang disimpan didalam tas digantung diruang tengah dan 1 unit handphone merk Vivo Y95 warna hitam hilang tidak ada lagi dan atas peristiwa yang di alami, lalu korban red) melaporkan ke Polsek lais.

Kapolres Muba Akbp.Siswandi Sik. SH.MH. melalui Kapolsek Lais Akp. Hendra Sutisna SH saat dibincangi, Sabtu (20/5/2023) membenarkan telah melakukan penangkapan terhadap tersangka Noviansyah, karena diduga telah melakukan pencurian.

” Yang bersangkutan ditangkap pada Kamis (18/05/2023) saat diketahui keberadaannya di sawah di Desa Tanjung agung timur. Saat ditangkap dan digeledah ditemukan sebilah pisau yang diselipkan di pinggangnya,” jelasnya.

” Sekarang tersangka kami lakukan penahanan di rumah tahanan Polsek lais untuk penyidikan perkara lebih lanjut dan Tersangka kami kenakan pasal 363 ayat(1) ke-5: KUHP tentang pencurian dengan pemberatan yang ancaman hukumannya 7 tahun penjara, dan pasal 2 ayat (1) Undang-undang Drt Nomor 12 tahun 1951 tentang membawa senjata penikam yang bukan karena profesinya dengan ancaman hukuman penjara paling lama 10 tahun. Pungkasnya. (Dr)

Sumber : Humas polres Muba

Previous post Kasat Lantas Polres Muba Akan Mengoptimalkan Penindakan Pelanggaran Lalulintas Menggunakan ETLE dan Secara Konvensional
Next post Tiga Bulan Kabur, Aji Ahirnya Ditangkap Tim Srigala Satrekrim Polres Muba
error: Content is protected !!