Mantap Bawaslu NTB Raih Terbaik II Pengawasan Partisipatif, Apresiasi Atas Penguatan Peran Masyarakat Dalam Pengawasan Pemilu

Politik186 Dilihat
banner 468x60


JAKARTA,SAPUNEWS- Bawaslu NTB meraih penghargaan terbaik II pengawasan partisipatif  dalam ajang  malam apresiasi pengawasan partisipatif yang diselenggarakan oleh Bawaslu Republik Indonesia, Jumat (19/12/2025).

Penghargaan tersebut diberikan sebagai bentuk apresiasi atas kinerja Bawaslu NTB dalam mengembangkan dan melaksanakan program pengawasan partisipatif yang melibatkan masyarakat secara aktif dalam pengawasan pemilu dan pemilihan. Penilaian dilakukan berdasarkan inovasi program, keberlanjutan kegiatan, serta dampaknya terhadap peningkatan kesadaran dan partisipasi publik.

banner 336x280

Koordinator Divisi Pencegahan, Partisipasi Masyarakat, dan Hubungan Antar Lembaga Bawaslu Provinsi NTB, Hasan Basri, menyampaikan bahwa capaian ini merupakan hasil dari kerja kolektif seluruh jajaran Bawaslu, baik di tingkat provinsi maupun kabupaten/kota, serta dukungan berbagai mitra strategis.

“Penghargaan ini bukan capaian individu, melainkan hasil dari kebersamaan, komitmen, dan konsistensi seluruh jajaran Bawaslu NTB dalam memperkuat pengawasan partisipatif,”ucapnya dalam rilis pada media.

Baca Juga:  Wakil Ketua Umum DPP Perempuan Bangsa, Arzeti Bilbina, Buka Dikbar DPW NTB

Ia menjelaskan bahwa pengawasan partisipatif merupakan salah satu strategi pencegahan yang terus diperkuat oleh Bawaslu NTB melalui berbagai program dan kegiatan yang melibatkan komunitas, pemuda, media, lembaga pendidikan, serta kelompok masyarakat lainnya.

“Pengawasan pemilu tidak bisa hanya mengandalkan pengawas. Partisipasi masyarakat menjadi kunci dalam menjaga integritas proses demokrasi,” lanjutnya.

Melalui pengawasan partisipatif, Bawaslu NTB mendorong masyarakat untuk berperan aktif dalam mengawasi setiap tahapan pemilu, menyampaikan laporan dugaan pelanggaran, serta menumbuhkan kesadaran kolektif akan pentingnya pemilu yang jujur dan adil.

Bawaslu NTB menilai bahwa capaian ini menjadi penguat sekaligus motivasi untuk terus meningkatkan kualitas program pencegahan dan partisipasi masyarakat, agar pengawasan pemilu tidak hanya bersifat struktural, tetapi juga berbasis kesadaran publik.

Baca Juga:  Bawaslu NTB Gelar Bawaslu Mengajar DI MAN 3 Mataram

“Penghargaan ini menjadi pengingat bahwa kerja pencegahan dan pendidikan pengawasan harus dilakukan secara berkelanjutan dan adaptif dengan dinamika masyarakat,” tegasnya.

Capaian tersebut juga mencerminkan konsistensi Bawaslu NTB dalam menjadikan pengawasan partisipatif sebagai instrumen pencegahan pelanggaran pemilu.

Pendekatan ini tidak hanya berfokus pada penindakan, tetapi juga pada edukasi publik dan penguatan kesadaran masyarakat sejak dini.

Bawaslu NTB selama ini secara aktif mendorong keterlibatan berbagai elemen masyarakat dalam pengawasan pemilu, termasuk komunitas kepemudaan, organisasi kemasyarakatan, media, serta lembaga pendidikan. Keterlibatan tersebut diarahkan untuk membangun ekosistem pengawasan yang inklusif dan berkelanjutan.

Baca Juga:  Bawaslu NTB Kembali Raih Prestasi, Kali Ini Terbaik III Penulisan Berita

Hasan Basri menegaskan bahwa penguatan pengawasan partisipatif akan terus menjadi prioritas Bawaslu NTB ke depan, seiring dengan dinamika kepemiluan yang semakin kompleks dan menuntut kehadiran pengawasan yang responsif.

“Ke depan, kami akan terus memperluas ruang partisipasi publik dalam pengawasan pemilu, dengan tetap mengedepankan prinsip pencegahan, edukasi, dan kolaborasi lintas sektor,” ujarnya.

Dengan diraihnya penghargaan ini, Bawaslu Provinsi NTB berharap sinergi antara penyelenggara pemilu dan masyarakat dapat terus terjaga, sehingga proses demokrasi di Nusa Tenggara Barat dapat berjalan secara berintegritas, adil, dan berkeadilan bagi seluruh warga negara.

banner 336x280