sticky1-160×600
sticky2-160×600

CV. TOTAL SARANA SOMASI PT. NINDYA KARYA (PERSERO) ATAS PEKERJAAN DI KECAMATAN SIDING KABUPATEN BENGKAYANG, KALIMANTAN BARAT

0 66

SAPUNEWS.com, PONTIANAK ‒ CV. TOTAL SARANA telah melayangkan somasi kepada PT. NINDYA KARYA tertanggal 25 Maret 2019 melalui kuasa hukumnya dari LAWFIRM NUSANTARA atas pembayaran volume pekerjaan yang belum dibayar oleh PT. NINDYA KARYA terhadap pekerjaan di daerah Bengkayang, kecamatan siding yang telah dikerjakan 100%.

Menurut kuasa hukum CV. TOTAL SARANA, dari LAWFIRM NUSANTARA mengatakan bahwa benar somasi tersebut telah disampaikan kepada PT. NINDYA KARYA baik ditujukan kepada Direktur, General Manager, maupun Manager yang berada di Jakarta dan Balikpapan. Bahwa tenggang waktu somasi tersebut disampaikan 7 hari kerja setelah somasi tersebut diterima oleh pihak PT. NINDYA KARYA.

Kuasa hukum CV. TOTAL SARANA mengatakan bahwa terhadap somasi ini bila tidak dihiraukan oleh pihak PT. NINDYA KARYA, pihaknya akan menindaklanjuti permasalahan ini. “Kami telah menyiapkan laporan pengaduan kepada KPK, karena kami memiliki temuan dugaan tindak pidana korupsi terhadap permasalahan ini” kata Edward L. Tambunan, SH., MH., salah satu kuasa hukum CV. TOTAL SARANA saat ditemui di kantor Lawfirm Nusantara. “Dan begitu pula secara perdata, akan dilayangkan gugatan ganti rugi atas pekerjaan tersebut” lanjutnya.

- Advertisement -

Pekerjaan yang belum dibayarkan kepada CV. TOTAL SARANA terhadap pekerjaan galian dan timbunan menurut kuasa hukumnya adalah sebesar Rp. 6.579.770.000,- (enam milyar lima ratus puluh tujuh sembilan juta tujuh ratus tujuh puluh ribu rupiah). Akibat belum dibayarkannya pekerjaan ini, CV. TOTAL SARANA harus menanggung beban untuk membayar para supplier, sedangkan PT. NINDYA KARYA (Persero) baru membiayai kepada CV. TOTAL SARANA sebesar 2.945.230.000,- (dua milyar sembilan ratus empat puluh lima juta dua ratus tiga puluh ribu rupiah) dan berdasarkan hasil investigasi tim SAPUNEWS baik terhadap dokumen kontrak, hasil perhitungan maupun pengecekan di lapangan, menemukan adanya kekurangan bayar dari pihak PT. NINDYA KARYA.

Sebagaimana laporan investigasi tertanggal 14 Maret 2019, menurut Bambang selaku direktur CV. TOTAL SARANA, oleh karena pekerjaan ini adalah proyek pemerintah, tidak ada alasan PT. NINDYA KARYA (Persero) yang sudah 100% selesai, dan ini uang negara, mau dibawa lari kemana. ucapnya saat didampingi oleh tim kuasa hukumnya.

 

Jurnalis  UA, SW

Komentar
Loading...