sticky1-160×600
sticky2-160×600

DITRESTIK POLDA KALBAR MUSNAHKAN BARANG BUKTI NARKOTIKA HARI INI

0 44

Kamis, pukul 09.00 Wib, MABES POLDA KALBAR DIREKTORAT RESERSE NARKOBA lakukan Press
Conference dan pemusnahan barang bukti narkotika. Turut hadir dalam acara tersebut BNN Kalbar, Kejaksaan Tinggi Kalbar, dan para undangan lainnya. Hasil press conference dan pemusnahan menyajikan barang bukti tersebut berupa shabu seberat ± 1.244,35 gram dan ekstasi ± 2,62 gram dengan jumlah tersangka 10 orang, terdiri dari 9 laki-laki dan 1 perempuan. menurut Kombespol Gembong Yudha SP, SH.MH. Direktur Reserse Narkoba Polda Kalbar, jaringan sindikat Kota Pontianak ditangkap pada saat transaksi dengan petugas yang sedang melakukan penyamaran. Dan saat dilakukan penggeledahan, ditemukan barang bukti berupa 1 bungkus plastik putih transparan ukuran sedang yang didalamnya terdapat serbuk kristal yang diduga shabu dan 1 unit sepeda motor vario 150 cc warna hitam. Kemudian sangka berikut barang bukti dibawa ke kantor ditresnarkoba untuk proses lebih lanjut. Tersangka Irdian Frayuwandi warga Pontianak barat dengan sabu seberat 100 gram. Begitupun dengan jaringan kota Pontianak lainnya, kargo Bandara Supadio Pontianak, Kubu Raya sebagai tempat kejadian perkara, mengungkap petugas JNE atas nama Agus yudiansyah pada hari Kamis (24,01) sekitar pulau 13.01 Wib, tersangka lainnya dari pengembangan itu, tim Lidik DITRES NARKOBA melakukan penangkapan terhadap tersangka SUKARDI Als. KARDI dan tersangka HOIRIYEH, dan tersangka HADI BAKRI di rumah tersangka Sukardi Als. KARDI yang beralamat di Pontianak Utara, Kota Pontianak. Tersangka lain dari tindak lanjut serangkaian penyelidikan kemudian SATNARKOBA lakukan penggerebekan di rumah tersangka AMRULLAH Bin ISMAIL yang diduga sebagai penjual. Selanjutnya dari hasil perkembangan tersebut pada hari Rabu, (06,02) anggota SUBDIT3 RESTIK POLDA KALBAR mendapatkan informasi dari masyarakat bahwa ada seorang bandar narkoba atas nama ZULKARNAEN ALS. ZUL BIN ABDUL RANI beralamat di Jalan Kuala dua gang Daeng Madi di Kecamatan Sungai Raya sering melakukan transaksi narkoba jenis shabu yang dikenal di sekitar rumah kediamannya. Informasi tersebut ditindaklanjuti dengan melakukan surveilent dan pengamatan pengawasan terhadap tersangka.

PROSES PEMUSNAHAN BARANG BUKTI NARKOBA JENIS SHABU DAN EKSTASI
PROSES PEMUSNAHAN BARANG BUKTI NARKOBA JENIS SHABU DAN EKSTASI

Kemudian pada hari Kamis (07,02) anggota restik POLDA KALBAR lakukan pengamatan ulang di Jalan Kuala Dua gang Daeng Madi. Selanjutnya pada hari Jumat (08,02) sekitar pukul 21.30 WIB, anggota Lidik SUBDIT 3 langsung lakukan penangkapan di Jalan Kuala 2 tepatnya di depan warnet han cyber dengan tersangka ZULKARNAEN Als. ZUL BIN. ABDUL RANI, dan ditemukan barang bukti berupa plastik transparan berisi narkotika yang diduga shabu. Pada hari Minggu (27,02) sekitar puluh 17.48 WIB petugas JNE atas nama JULYANSYAH membawa barang paketan dari Pontianak ke Jakarta melewati kargo bandara supadio Pontianak. Hasil periksa oleh sekuriti avsec ditemukan paketan berisi narkotika jenis shabu. Atas kejadian tersebut, pihak kargo melaporkan ke petugas narkoba POLDA KALBAR agar melakukan pengecekan dan melaporkan ke SPKT polda Kalbar untuk proses lebih lanjut, selang beberapa hari kemudian pada hari Sabtu (09,02) anggota SUBDIT 3 mendapat informasi dari masyarakat, bahwa ada bandar narkoba atas nama Suherman Als Herman bin Hasan sering melakukan transaksi narkoba jenis shabu kepada beberapa tamu yang dikenalnya yang terletak di gang kelinci, kelurahan dalam bugis, Pontianak Timur. Kemudian informasi tersebut ditindaklanjuti dengan melakukan surveilent dan pengamatan terhadap orang yang dimaksud. Selanjutnya pada hari Senin (11,02) dengan ciri ciri laki laki yang diduga sebagai pengedar itu anggota Lidik subdit 3 langsung lakukan penangkapan dirumah tersangka, Jalan Tritura gang kelinci, kel. Dalam Bugis, Pontianak Timur, Pontianak.

- Advertisement -

TES KEASLIAN BARANG BUKTI NARKOBA JENIS SHABU DAN EKSTASI YANG AKAN DIMUSNAHKAN
TES KEASLIAN BARANG BUKTI NARKOBA JENIS SHABU DAN EKSTASI YANG AKAN DIMUSNAHKAN

Dalam penggerebekan tersebut, SUHERMAN Als. HERMAN Bin HASAN, didapati barang bukti berupa 3 klip plastik transparan berisi narkotika yang diduga shabu dan 1 klip plastik transparan berisi 10 tablet berwarna yang diduga ekstasi. Jumlah barang yang sempat disit, sabu seberat 40 gram dan ekstasi dengan berat 2,52 gram. Tersangka lainnya SULAIMAN Bin HALILI, SULAIMAN digerebek di sebuah rumah yang beralamat di Jalan Gaya Baru Kelurahan Dalam Bugis, Pontianak timur, Pontianak pada Senin (11.02) sekitar jam 21.30 Wib. Petugas subdit 2 DITRES NARKOBA POLDA KALBAR berhasil menyita beberapa barang bukti berupa 1 klip plastik transparan berukuran sedang yang berisi shabu, 1 klip plastik transparan berukuran kecil yang diduga berisi shabu. 1 unit handphone Samsung warna hitam, 1 unit handphone xiaomi warna gold putih, 1 sendok sabu dari pipet dan uang tunai dengan jumlah barang bukti shabu seberat 2,50 gram. Jaringan narkoba kota Pontianak lainnya adalah ADITYA LINISULISITYO Als. DEDEK dan LAY JUNG FUNG Als. YOKONG anak dari (alm) LAY MIAU FUK merupakan jaringan yang masuk dalam
incaran anggota subdit 1 DITRESC NARKOBA POLDA KALBAR, satuan ini pada hari Rabu (13,02)
sekitar jam 07.00 WIB lakukan pembelian terselubung under cover buy dengan cara menelepon saudara SYIN JAN SYIN Als ASIN Als BOY untuk memesan narkotika jenis shabu seberat 500 gram dengan harga Rp. 240.000.00,-. Aksi under cover buy ini berhasil lakukan transaksi yang telah disepakati di sebuah rumah Jl. Perumnas 1 Gang Kenangan, Kelurahan Sungai Jawi Luar, Pontianak barat sekitar jam 15.12 WIB. Dalam peristiwa ini, saudara ADITYA LINISULISITYO Als. DEDEK Als PAY datang bersama HARIS FADILAH dengan menggunakan motor masing-masing, kemudian anggota UCB memperlihatkan uang kepada ADITYA LINISULISITYO untuk meyakinkan terjadinya transaksi itu. Tersangka menyerahkan 1 kantong plastik warna hitam, yang didalamnya diduga narkotika jenis shabu selanjutnya tim ini
lakukan penangkapan terhadap para tersangka, Tersangka ADITYA LINISULISITYO Als. DEDEK
merupakan orang suruhan tersangka SYIN JAN SYIN Als ASIN sekitar jam 16.50 hari yang sama, subdit 1 anggota tim DITRES NARKOBA lakukan pengembangan kerumah tersangka SYIN JAN SYIN di Jalan cendana no. 7 Sungai Rengas, Kubu Raya dan lakukan penggeledahan yang disaksikan oleh ketua RT, warga setempat, dan ditemukan 1 bungkus teh cina DA GUA YIN bekas digunakan untuk membungkus shabu, satu buah buku tabungan bank BCA dan BNI, satu buah kartu ATM BCA dan BNI, dua unit handphone, 1 buah KTP atas nama SYIN JAN SYIN dan uang Rp. 900.000,-. Ikut serta diamanatkan juga tersangka LAY JUNG FUNG Als. YOKONG yang adalah orang yang diperintahkan tersangka a untuk mengambil uang hasil penjualan shabu tersebut seberat 500 gram. Jaringan narkoba Kota Pontianak lainnya adalah tersangka SULFININGSIH Als. ELI Binti SYAHRIL ditangkap anggota SUBDIT 3 pada Sabtu (16,02) pukul 02.30 WIB di Jalan imam Bonjol gang mendawai 3, Pontianak tenggara. Dari hasil penangkapan tsb, polisi menyita 0,69 gram dan 3 lembar plastik klip transparan yang berisi shabu masing masing seberat 1 gram. Dari jumlah tersangka 10 orang tersebut, jumlah barang bukti narkotika yang disita shabu seberat ± 1.244,35 gram dan ekstasi ± 2,62 gram. Direktur Reserse Narkoba POLDA KALBAR kepada SAPUNEWS mengatakan dari I hasil seluruh narkotika yang disita sudah menyelamatkan jumlah jiwa 9.955 jiwa dengan estimasi pemakaian narkotika 1 gram shabu sama dengan 8 jiwa, sedangkan untuk pemakai ekstasi jumlah jiwa yang terselamatkan 21 jiwa dengan estimasi pemakaian narkotika 1 butir sama dengan 2 jiwa. – MP

Komentar
Loading...