sticky1-160×600
sticky2-160×600

KALBAR DI TAHUN 2017 & 2018 MENDAPAT PREDIKAT TERBAIK DALAM JAGA KERUKUNAN UMAT BERAGAMA

0 64

Pontianak – Kepala Kepolisian Daerah Kalimantan Barat Inspektur Jenderal Polisi Drs Didi Haryono SH MH, menyebut lintas etnis di Kalimantan Barat ini hidup dalam mewarnai. Tentu hal itu sejalan dengan semangat Polda Kalimantan Barat untuk bersama-sama membina kerukunan umat beragama di Bumi Khatulistiwa.

“Hal itu yang harus kita jaga. Itu juga harus kita gelorakan sehingga Kalimantan Barat bisa unggul dari segala aspek pembangunan,” ujar Kepala Kepolisian Daerah Kalimantan Barat Inspektur Jenderal Polisi Drs Didi Haryono SH MH saat diskusi Publik Multi Etnis yang diselenggarakan oleh Forum Lintas Etnis Kalimantan Barat dalam rangka Memperkuat Nilai-Nilai Kebangsaan Demi Kejayaan Indonesia Raya Jelang Pemilihan Umum di Rumah Adat Melayu, Jalan Sutan Syahrir, Kota Pontianak, Jumat malam, 22 Februari 2019.

Kapolda Kalimantan Barat
Kapolda Kalimantan Barat

- Advertisement -

Kepala Kepolisian Daerah Kalimantan Barat Inspektur Jenderal Polisi Drs Didi Haryono SH MH, mengimbau, kepada masyarakat untuk tetap menjaga persatuan, jangan mudah terprovokasi dan menyaring dengan benar informasi yang didapat.

“Saya ucapkan terima kasih kepada seluruh hadirin atas peran dan keikutsertaannya dalam menjaga Indonesia khususnya Kalimantan Barat. Terus kita pertahankan kerukunan dan toleransi dan keharmonisan di Kalimantan Barat,” ucap Kepala Kepolisian Daerah Kalimantan Barat Inspektur Jenderal Polisi Drs Didi Haryono SH MH.

Sementara itu Gubernur Kalimantan Barat Haji Sutarmidji SH M.Hum, menilai, “Ketika terjadi perbedaan maka kita dapat menyelesaikan permasalahan tersebut dengan mencari persamaanya. Untuk lebih mengetahui maka sering-sering lakukan pertemuan seperti ini,”.

Kapolda, Gubernur Kalimantan Barat, dan Tokoh Masyarakat Kalbar
Kapolda, Gubernur Kalimantan Barat, dan Tokoh Masyarakat Kalbar

Gubernur Kalimantan Barat Haji Sutarmidji SH M.Hum berpendapat, bahwa salah satu upaya untuk memperkuat NKRI adalah dengan cara mewujudkan kesejahteraan untuk seluruh lapisan rakyat tanpa membedakan agama, etnis dan budaya.

“Untuk melakukan percepatan-percepatan dalam pembangunan sementara anggaran dan potensi dari pemerintah terbatas oleh karena itu perlu adanya kebersamaan,” tutur Gubernur Kalimantan Barat Haji Sutarmidji SH M.Hum.

Di tempat yang sama, Guru Besar dan Cendekiawan Muslim, Profesor Dr Azyumardi Azra MA CBE, menilai di dalam diri Masyarakat Kalbar, muncul kesadaran dan usaha untuk merajut serta memperkuat tenunan keberagaman etnis yang ada. “Kalbar bisa menjadi contoh mengelola keberagaman etnis khususnya di Indonesia,” kata Guru Besar dan Cendekiawan Muslim, Profesor Dr Azyumardi Azra MA CBE. “Tidak semua anggota organisasi etnis kesukuan itu mendukung paslon yang dipilih pimpinan organisasi etnisnya. Pasti akan ada perbedaan. Karena kalau mengatasnamakan etnisnya pasti bagian lain tidak mendukung,” ujar Guru Besar dan Cendekiawan Muslim, Profesor Dr Azyumardi Azra MA CBE mengingatkan.

Komentar
Loading...