sticky1-160×600
sticky2-160×600

KASUS AUDREY MURNI PERKELAHIAN ANAK DIBAWAH UMUR

0 264

PONTIANAK – Kasus Audrey yang sedang marak dimuat di media online dan media cetak. Berdasarkan liputan tim SAPUNEWS.com dari pihak kepolisian Kalimantan Barat sebagaimana dirilis oleh Kapolda Kalimantan Barat Irjen. Pol. Drs. Didi Haryono, S.H., M.H. serta diperjelas oleh Kapolresta Pontianak, Kombes M. Anwar Nasir yang menjelaskan bahwa peristiwa yang terjadi pada Audrey sebagaimana yang diberitakan bahwa adanya kekerasan pada organ sensitif Audrey dinyatakan tidak ada. Berdasarkan hasil visum et repertum di rumah sakit Promedika, dan telah diterangkan sebelumnya oleh Kabid Dokkes Polda Kalimantan Barat, Kombes Pol. dr. Sucipto yang mengatakan tidak adanya kerusakan (red: trauma fisik ataupun robekan) pada area sensitif korban seperti yang beredar di media sosial.

Berdasarkan hasil penyelidikan Polresta Pontianak, bahwa yang dilakukan pelaku hanya sebatas perkelahian pelajar, seperti menjambak rambut korban, mendorong hingga jatuh, memiting dan juga melempar dengan sandal. Tetapi tidak terjadi penculikan, atau penusukan ke area sensitif Audrey dan diduga kasus ini merupakan kasus perkelahian dengan penganiayaan ringan.

Kemudian Kapolda Kalbar telah menghimbau kepada masyarakat agar tidak terpancing oleh isu-isu yang tidak benar (hoax) dan juga menyampaikan kepada media agar dapat objektif dalam menanggapi kasus Audrey ini. Dan oleh karena korban dan pelaku masih dibawah umur, agar dapat dilindungi dan diproses secara hukum sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Perlindungan Anak.

- Advertisement -

Menurut penelusuran tim SAPUNEWS.com baik korban maupun pelaku yang masih dibawah umur, penanganan kasus ini haruslah objektif, karena mereka adalah anak bangsa yang tetap memerlukan pembinaan untuk masa depan anak-anak tersebut, dan jangan menghakimi mereka tanpa mempertimbangkan kepentingan mereka selaku anak.

Jurnalis : Bachtiar

Komentar
Loading...