sticky1-160×600
sticky2-160×600

MAU DIBAWA KEMANA ASOSIASI PEDAGANG PASAR FLAMBOYAN?

0 130

Pontianak ‒ Pasar flamboyan merupakan icon pasar tradisional di kota Pontianak yang berada di pusat kota Pontianak. Namun, banyak permasalahan yang timbul baik dalam pengelolaannya, dalam penarikan restribusinya maupun dalam pemeliharaan fasilitas dari pasar tersebut.

Belakangan ini, asosiasi pedagang pasar flamboyan mendatangi SAPUNEWS.com untuk meminta investigasi terhadap permasalahan menyangkut pengangkatan asosiasi pedagang pasar flamboyan, mau dibawa kemana asosiasi tersebut yang telah terbentuk? Karena berdasarkan Pasal 12 Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 20 Tahun 2012 yang menyatakan :

  1. Bupati/walikota menetapkan struktur organisasi pengelolaan pasar tradisional dengan keputusan bupati/walikota
  2. Struktur organisasi pengelolaan pasar tradisional paling sedikit terdiri dari
    a. Kepala pasar
    b. Pejabat keuangan
    c. Pejabat teknis lainnya sesuai kebutuhan

- Advertisement -

Bahwa pada hakekatnya pembentukan asosisasi pedagang pasar flamboyan dibentuk berdasarkan penunjukan dari para pedagang. Setelah terbentuknya pengurus tersebut, barulah diajukan kepada walikota Pontianak untuk ditetapkan susunan pengurus barulah ditetapkan oleh walikota Pontianak. Berdasarkan temuan tim SAPUNEWS.com dilapangan, kepengurusan asosiasi pedagang pasar flamboyan hanya berdasarkan penunjukan ataupun surat tugas dan tidak melalui mekanisme hasil musyawarah dari para pedagang pasar flamboyan tersebut.

Bapak Suriyanto ST sebagai ketua asosiasi pedagang pasar flamboyan mengatakan bahwa berdasarkan musyawarah para pedagang, telah membentuk pengurus  yang diketuai oleh Suriyanto ST, sekertaris (1) Sy. Muhammad Alkadrie, bendahara (1) Basrianto dan susunan kepengurusan pada tanggal 12 Desember 2017 sesuai dengan mekanisme telah diajukan kepada walikota Pontianak untuk ditetapkan, namun belum diakui oleh pemerintah.

Dengan tidak adanya kepastian kepengurusan dalam mengelola pasar flamboyan, maka menurut keterangan para pedagang, fasilitas pasar seperti air, listrik, keamanan, dan kebersihan tidak terkelola dengn baik, sehingga akan menimbulkan polemic pengurus yang diangkat oleh pemerintah dengan pengurus yang dipilih oleh para pedagang.

Semoga permasalahan ini dapat segera ditanggapi oleh pemerintah agar pengelolaan pasar flamboyan sebagai icon pasar tradisional kota Pontianak berjalan sebagaimana yang diharapkan masyarakat dan pemerintah kota Pontianak.

Komentar
Loading...